oleh

Pemilihan Komoditas dalam Program Petani Milenial

BANDUNG – Sereh wangi dan jahe merah menjadi komoditas yang sudah disiapkan untuk melaksanakan program Petani Milenial di Jawa Barat. Dosen Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Dr. Mochamad Arief Soleh menilai, kedua komoditas tersebut cocok untuk digunakan sebagai budidaya petani milenial karena memiliki prinsip secara teori dan praktik yang relatif mudah.

“Saya lihat data di Departemen Pertanian ternyata di Jabar ini bukan yang utama produksi sereh dan jahe tapi tetap bisa menghasilkan 30 persen produksi nasional, artinya lumayan besar. Kalau prinsip budidaya sebenarnya tanaman-tanaman yang dipanen di bawah tanah itu relatif mudah ditanam atau relatif tahan terhadap serangan serangga karena hasil panennya itu disimpan dalam tanah,” kata Arief saat dihubungi, Jumat (12/2).

Ia menjelaskan, perlakuan secara teknis yang dimaksud, yakni dengan pengolahan tanah melalui proses bajak dan cangkul agar sirkulasi udara tanah bagus dan menjadikannya gembur, juga melalui pengaplikasian pestisida yang dikontrol dengan baik.

“Kalau ditanya relatif mudah atau tidak tentu saja ini sangat mudah. Petani-petani milenial itu kalo menanam jahe rimpang-rimpangan itu mudah sekali kuncinya asal si tanahnya baik dan tidak tergenangi air. Kalo tergenangi air itu mengundang penyakit dan busuk,” ujarnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga