oleh

PAD Kota Cimahi Lebihi Target Setelah Penyesuaian di Perubahan

CIMAHI – Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Cimahi tetap memuaskan meskipun sepanjang tahun 2020 dihantam wabah Corona Virus Disease (Covid-19). Realisasinya melebihi target yang dicanangkan saat perubahan.

Dalam target perubahan, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menargetkan PAD sebesar Rp 331.843.741.663,9. Hingga akhir tahun capaiannya cukup memuaskan, yakni mencapai Rp 357.851.754.720,86 atau 107,84 persen.

“Jadi melebihi target sekitar Rp. 26.008.013.056,94,” terang Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi, Ahmad Saefulloh melalui Kassubid Penerimaan Penagihan dan Keberatan, Faisal saat ditemui, Rabu (13/1).

PAD di Kota Cimahi didapat dari berbagai komponen. Dari mulai hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan hingga lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.

“Kalau dilihat secara keseluruhan pemasukan dari berbagai jenis PAD melebihi target semua. Meskipun ada jenis-jenis yang tidak tercapai. Seperti dari pajak hiburan yang memang tidak memenuhi target,” beber Faisal.

Ia menjelaskan, sektor PAD sendiri dikelola berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Cimahi. Seperti Bappenda yang bertanggungjawab atas hasil pajak daerah di Kota Cimahi.

“Di kita kan ada 9 jenis pajak, sama dena pajak. Dari mulai pajak hotel, pajak restoran, PBB, BPHTB, pajak hiburan, reklame, pajak penerangan jalan, parkir, pajak air tanah,” terangnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.