oleh

Gilakk, Ongkos Jakarta-Bali Pakai Mobil Listrik Cuma Rp 200 Ribu

JAKARTA – Era bahan bakar minyak (BBM) kian tergerus oleh energi terbarukan. Periode listrik pun dipandang sebagai sumber daya masa depan. Tidak hanya ramah lingkungan, tapi biaya yang dikeluarkan untuk penggunaan listrik pun sangat murah.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, PT PLN (Persero) telah melakukan uji coba mobil listrik dengan rute perjalanan dari Jakarta hingga Bali pada akhir Desember 2020 lalu. Ongkos bahan bakar listrik yang dihabiskan untuk perjalanan Jakarta hingga Bali menggunakan mobil listrik sebesar Rp 200.000 di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Baca Juga:  Sebanyak 17 Ribu Perusahaan Telah Mendaftar, Vaksinasi Gotong Royong Segera Dimulai Mei Mendatang

Menurutnya, jika dibandingkan dengan jenis mobil yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dengan rute perjalanan yang sama, angka tersebut jelas jauh lebih murah. Mobil dengan BBM dapat menghabiskan ongkos hingga Rp 1,1 juta untuk pembelian bahan bakar saja. ”Hal ini tentunya sangat menghemat terutama di saat pandemi seperti ini,” jelas Erick, Senin (4/1/2020).

Erick memaparkan, penggunaan kendaraan listrik dapat mengurangi besarnya ketergantungan masyarakat terhadap BBM. Selain itu, hal ini juga bisa menekan impor BBM.

Baca Juga:  23 Juta Pekerjaan Akan Hilang, Begini Strategi Pemerintah

”Saat ini kita impor 1,5 juta barel per hari untuk BBM atau setara 200 triliun per tahun. Mobil listrik adalah solusi untuk mengurangi berpindahnya devisa ke luar negeri,” tuturnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga