CISARUA – Longsor terjadi di bibir Jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Longsor tersebut mengancam jalur alternatif menuju kawasan wisata Lembang.
Selain itu, posisi longsor dengan panjang mencapai 15 meter dan kedalaman jurang sekitar 50 meter itu mengancam objek wisata Curug Pelangi Cimahi yang tepat berada di bawah titik longsor.
Kepala Resor Pemangku Hutan (KRPH) Cisarua, Ocep Dasila, mengatakan longsor tersebut diawali oleh retakan pada Tembok Penahan Tanah (TPT) yang membatasi jalan dengan bibir jurang.
Baca Juga:Pengunjung Hotel Jadi Sasaran Rapid AntigenSkandal Seks Nakes-Perawat Gegerkan Publik
“Sejak Jumat itu sebetulnya sudah ada retakan, tapi kecil. Tadi pagi hujan lagi, dan setelah dikontrol akhirnya retakan membesar sampai longsor selebar 15 meter,” ungkap Ocep saat ditemui di lokasi longsor, Minggu (27/12).
Longsor tersebut berpotensi membesar lagi jika terus-terusan diguyur hujan deras dan kemungkinan bakal memutus akses dari dari arah Lembang menuju Cimahi maupun Padalarang.
“Kalau dilihat dari posisi dan kontur tanahnya, kemungkinan bisa membesar longsornya dan bisa sampai memutus jalur,” terangnya.
Saat ini, dinas terkait telah melakukan proses pengerjaan untuk memperbaiki longsoran seperti menambal arus air hujan agar tidak menggerus longsoran.
Pengelola objek wisata Curug Pelangi Cimahi, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), membatasi akses pengunjung ke area curug untuk mengantisipasi potensi longsor susulan.
Asisten Perhutani (Asper) Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lembang, Susanto, mengatakan pengunjung hanya boleh berwisata sampai batas view deck.
“Untuk Curug Pelangi Cimahi setelah longsor tetap buka, tapi dibatasi di view deck saja karena antisipasi adanya longsor susulan,” ungkapnya.
Baca Juga:Petugas Awasi Kerumunan Objek WisataKasus Meroket Pasca Libur, Emil Minta Warga Jangan Rayakan Pesta Tahun Baru
Selain melakukan pembatasan akses pengunjung, pengelola juga bakal menempatkan petugas di view deck mengantisipasi ada pengunjung yang memaksa turun ke bawah.
“Kemarin sudah kita cek ke bawah, hanya pagar pelindung saja yang rusak. Kita juga tempatkan petugas dan penguncian ke area curug juga,” katanya. (mg6/bam)
