oleh

Program TV Disdik Jadi Sorotan

Dengan itu, Komisi D kata Nunung, akan melihat dulu perkembangannya dalam beberapa hari ke depan, sebelum mengambil kesimpulan, apakah tayangan TV tersebut layak dihentikan.

“Jadi siapa yang bertanggung jawab terhadap konten ini harus jelas kemudian harus ada review konten,  yang harus memilah dan memilih sesuai dengan kulikurum. Itu juga harus jadi suatu keharusan, dalam hal ini Disdik atau pun Perguruan Tinggi harus terlibat. Nanti sejauh mana keterlibatan disdik ini, kita akan tanyakan,” tukasnya.

Baca Juga:  PPDB 2021 Masih Dilaksanakan Secara Online, Begini Kata Disdik Kota Bandung

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdik Kota Bandung Hikmat Ginanjar mengatakan, pihaknya mengklaim punya peran dalam menyiapkan konten untuk PJJ melalui siaran televisi tersebut. Hanya saja, Disdik dalam mengalihkan program TV tersebut tidak melakukan koordinasi maupun komunikasi yang baik dengan DPRD Kota Bandung khususnya dengan Komisi D.

“Kami memiliki tugas untuk menyiapkan konten pendidikan. Yaitu menyiapkan video- video pembelajaran. Yang ditampilkan adalah guru-guru yang memang punya potensi bagus. Untuk teknis penyelenggaraan ada di BSE. Kita hanya menyiapkan konten-konten dan materi pembelajaran,” ujar Hikmat saat ditemui di Kantor Disdik Kota Bandung, kemarin.

Baca Juga:  PPDB Segera Dibuka, Begini Cara Cek NIK Disdukcapil Kota Bandung untuk Input Data Nanti

Bahkan, Hikmat mengaku, bahwa program tersebut merupakan program terobosan yang menjadi hak Disdik walau tampa berkomunikasi dengan DPRD. Kata dia, program tersebut hadir untuk menjawab persoalan PJJ bagi peserta didik

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga