Selidiki Beras Plastik, Kejaksaan Cianjur Turun Gunung

Selidiki Beras Plastik, Kejaksaan Cianjur Turun Gunung
SAMBANGI: Tim Kejaksaan Negeri Cianjur menyambangi lokasi dimana warga penerima bantuan sembako yang telah mengkonsumi beras yang diduga bercampur biji plastik. Pihak kejaksaan ingin memastikan kebenaran informasi yang viral tersebut. (AYI SOPIANDI/ CIANJUR EKSPRES)
0 Komentar

Seorang warga yang telah dua kali mengonsumsi beras berisi biji plastik, Neni Mary­ana (34) warga Kebon Ceng­keh RT 04/01, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, mengaku tak merasakan apapun di tubuhnya.

“Saya sudah dua kali masak dan dua kali makan sebelum kabar ini viral,” ujar Neni.

Neni mengatakan, tak han­ya dirinya yang makan beras tersebut, tiga orang anak dan suaminya juga makan beras tersebut.

Baca Juga:Ngojeg Cian­jur, Ramaikan Jagad Ojek OnlineSukabumi Berduka, Banjir Bandang Terjang 12 Desa di 3 Kecamatan

Neni baru memeriksa be­rasnya setelah viral dan ada kabar dari tetangga.

“Setelah viral baru saya periksa beras tersebut, terny­ata dalam beras saya juga ada biji plastiknya,” kata Neni.

Neni mengatakan, ia pun langsung mendatangi pihak RT untuk mengabarkan soal biji plastik dalam beras tersebut.

Neni mengatakan, ia tak sempat melihat biji plastik tersebut saat membersih­kan beras. Saat ditanya apa­kah ada yang mengambang saat dibersihkan dengan air, Neni menjawab tak ada yang mengambang.(yis/sri)

0 Komentar