Dari 7 instansi di Jawa Barat yang meraih penghargaan, hanya RSUD Karawang dan RSUD Sukabumi dua sektor layanan publik di bidang kesehatan yang diganjar penghargaan.
Banyak indikator yang membuat RSUD Karawang mendapat penghargaan MarkPlus Institut . Satu di antaranya dalam beberapa tahun terakhir rumah sakit plat meraah yang berlokasi di Galuh Mas ini konsen mendigitalisasi layanan kesehatan sehingga mempermudah akses pasien mendapat layanan dan fasilitas kesehatan yang ada di RSUD.
“RSUD yang dapat penghargaan cuma kita dan RSUD Sukabumi.” tuturnya.
Baca Juga:Lima Hari Terakhir Kasus Positif Covid-19 di Garut NaikHannah Al Rashid: Saya Pengin Jadi Cewek Baik-baik
Perlu diketahui RSUD Karawang telah mengembangkan sejumlah layanan kesehatan platform digital. Di antaranya: layanan bad monitoring yang untuk mengecek ketersediaan bed bagi pasien rawat inap bisa langsung diketahui oleh publik dan calon pasien. Lalu layanan tracing IGD yakni layanan yang bisa diakses untuk mengecek seluruh penanganan medis yang didapat oleh pasien selama di IGD RSUD Karawang. Ada juga layanan registrasi rawat jalan melalui daring yang bisa diakses melalui aplikasi yang diba diunduh di googleplay. Kini, RSUD Karawang juga sedang menyiapkan launching mesin Anjungan Pelyanan Mandiri (APM) yang ditargetkan bisa mengomplitkan seluruh digitalisasi layanan bagi calon pasien.
“Dengan adanya APM pasien yang dulu harus lama dan melewati beberapa tahap sebelum bertemu dokter di poli, sekarang beberapa menit saja sudah langsung bisa dapat layanan,” pungkasnya. (mhs/*)
