BANDUNG – Satu orang pedagang Pasar Baru Bandung terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani test usap atau swab test secara mandiri pada 28 Agustus 2020.
Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B), Iwan Suherman mengatakan Pasar Baru Kota Bandung tetap beroperasi walaupun satu pedagang telah terkonfirmasi Covid-19.
Dia menuturkan, pedagang yang terkonfirmasi Covid-19 tersebut telah melakukan isolasi secara mandiri, dan sudah tidak datang ke Pasar Baru untuk berjualan.
Baca Juga:Perkuat Tim, Persib Jalani Uji CobaLiga Segera Bergulir, Persib Menantikan Jadwal Terbaru
”Dari tanggal 16 (Agustus) yang bersangkutan sudah tidak ke pasar, karena kemungkinan pasien ini sakit. Pada tanggal 20, masuk RS Rotinsulu dan ketika dilakukan swab terkonfirmasi Covid-19. Jadi, kemungkinan penyebaran di pasar sangat kecil,” ujar Iwan saat dihubungi melalui sambungan telpon, Selasa (1/9).
Iwan mengaku, pihaknya bersama PD Pasar Bermartabat secara langsung melakukan penutupan jongko milik pedagang tersebut. Menurutnya, sebanyak 74 tempat lainnya yang berada di lantai dasar I blok S juga turut dilakukan penutupan.
”Ini sebagai upaya kita menanggulangi penyebaran virus corona dengan sterilisasi disinfektan selama empat hari berturut-turut dimulai hari ini di lantai dasar I blok S. Dan kita pastikan Pasar Baru tetap aman karena kita menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Jadi tidak perlu takut,” bebernya.
Kendati terdapat pedagang yang terkonfirmasi Covid-19, Iwan memastikan saat ini pasar baru tetap aman untuk didatangi masyarakat. Pasalnya, pengelola dan perhimpunan pasar memperketat penerapan protkol kesehatan.
”Kepada masyarakat untuk tidak takut datang ke pasar baru karena kita sudah melakukan pengetatan protokol kesehatan dengan meninjau dan mengevaluasi semua pintu masuk, parkir dan lalu lintas orang, kedua dilakukan penyemprotan disinfektan di semua lantai,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Rosye Arosdiani turut membenarkan terkait informasi adanya pedagang Pasar Baru yang terkonfirmasi Covid-19.
”Setelah kita klarifikasi ke lapangan, ternyata betul ada satu pedagang yang positif di Pasar Baru, dan langkah kita salah satunya menutup satu blok selama empat hari ke depan,” kata Rosye.
Baca Juga:Persib Terapkan Pola Latihan RileksBelanja Pemain, Chelsea Rasakan Euforia Lini Pertahanan
Dia mengatakan, sejauh ini Dinkes Kota Bandung telah mengambil sejumlah langkah. Salah satunya dengan melakukan penutupan blok atau area pedagang yang dinyatakan terpapar Covid-19. Penutupan tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran virus korona.
