Jumlah mas kawin dipilih 20 gram supaya sesuai dengan tanggal pernikahan mereka yang jatuh pada tanggal 20 Juni. Wabah virus korona atau Covid-19 tidak menghalangi mereka merencanakan pernikahan. Sebaliknya, katanyam pandemi ini justru membuat semua proses pernikahan jadi lebih berjalan mulus.
“Pertimbangannya juga karena kondisinya lagi pandemi. Terus kita lebih intens dari rumah ke rumah, mau nggak mau sering ketemu keluarga. Akhirnya dilamar dan kesepakatan keluarga untuk dipercepat,” tutur Angelica. (jpc/drx)
