oleh

Begini Alasan Disdik Kota Bandung yang Belum Juga Mencairkan Gaji Guru Honorer

BANDUNG – Masih tertahannya gaji para guru honorer di Kota Bandung menjadi tanda Tanya besar dikalangan guru. Padahal, Peraturan Wali Kota Bandung (Perwal) mengenai pemberian gaji untuk guru honorer itu sudah tertuang pada Januari 2020 lalu.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung Cucu Saputra mengatakan, sebetulnya untuk masalah ini penyebabnya adalah kebijakan dari pusat. Sebab, dalam waktu dekat aka nada pengaturan besaran gaji honorer yang saat ini sedang disusun oleh Mendikbud Nadiem Makarim.

Baca Juga:  Disdik Kota Bandung Laksanakan Vaksin untuk Kalangan Pelajar

Kendati begitu, Cucu memastikan untuk gaji honorer ini kemungkinan besar pada Juli nanti sudah dapat dicairkan. Bahkan, kemungkinan besar akan ada penambahan gaji bagi guru honorer sebesar 50 persen dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dia mengatakan, ketika Kota Bandung menyusun formulasi mengenai penggajian tidak boleh ada double account. Artinya, guru honorer hanya boleh menerima gaji yang bersumber dari dana BOS saja.

Baca Juga:  Disdik Kota Bandung Laksanakan Vaksin untuk Kalangan Pelajar

Akan tetapi, ketika masa Pandemi Covid-19 aturan itu seakan berubah lagi. Sehingga banyak dari para guru honorer menerima bantuan dari berbagai sumber.

Untuk itu, dengan adanya perubahan kebijakan tersebut, maka Pemkot menyusunkan kebijakan Peningkatan Mutu (HPM) sebagai indicator pemberian gaji guru honorer baik itu bagi non-formal dan formal.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 komentar

  1. meninding kebijakan kemarin masih dapt tamsil dari pemkot kota bandung. Saya tenaga honorer penjaga sekolah kurang lebih 18 tahun mengabdi dg kebijakan sekarang bukan nambah penghasilan malah berkurang.

Baca Juga