Bansos Tetap Berupa Tunai dan Pangan

Bansos Tetap Berupa Tunai dan Pangan
0 Komentar

BANDUNG – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Daud Achmad menyampaikan, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat memberikan Bantuan Sosial (Bansos) berupa uang tunai dan non-tunai kepada warga yang terdampak COVID-19.

Kendati demikian, kata dia, penyaluran bantuan berupa uang tunai dan pangan tersebut bukan berarti menyampingkan atau mengabaikan anjuran dari Presiden Indonesia Joko Widodo untuk menyalurkan bantuan berupa tunai saja. Namun, kata dia, pihaknya sebelumnya sudah melakukan survei terlebih dahulu kepada masyarakat.

“Untuk anjuran Presiden dalam penyaluran bantuan memberikan uang tunai, Jabar sudah mengadakan survei terlebih dahulu. Jadi sementara ini ada 54% yang mengharapkan bahwa itu bantuannya berupa tunai dan pangan,” kata Daud di Gedung Sate, Kota Bandung, kemarin (12/5).

Baca Juga:Ibu Kota Negara Batal Pindah?Amerika Segera Salurkan Alat PCR untuk Jabar

Menurutnya, jika bantuan berupa uang tunai saja dikhawatirkan akan dibelikan yang lain-lain. Sebab, ungkap dia, penyaluran bansos di Jabar mendekati Idulfitri.

“Kalau diberikan tunai, nanti takutnya kita berniat memberikan untuk mereka kebutuhan pangan dan keperluan makan, tapi ini menjelang lebaran jadi ditakutkan dibelikan hal-hal yang di luar dari niat kita untuk memberikan bantuan kepada mereka yang memerlukan khususnya kebutuhan pangan,” ungkapnya.

Perlu diketahui, bantuan sosial dari Gubernur Jawa Barat senilai Rp 500 ribu selama 4 bulan. Rinciannya, bantuan tunai sebesar Rp 150.000 dan bantuan pangan Rp 350.000 dalam bentuk 10 kilogram beras, 1 kilogram terigu, 1 kilogram gula pasir, 2 liter minyak goreng dan 2 kilogram telur. (mg1/drx)

0 Komentar