Mengaku Pernah Bertemu Menhub di Bandara Kertajati, Emil Akan Jalani Tes Kesehatan

Mengaku Pernah Bertemu Menhub di Bandara Kertajati, Emil Akan Jalani Tes Kesehatan
PERNAH KETEMU: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Jawa Barat memberikan keterangan kepada awak media usai melakukan penyambutan kedatangan ABK Diamond Princess belum lama ini.
0 Komentar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, meski pernah bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Samadi, ketika menyambut kedatangan Anak Buah Kapal (ABK) Diamond Princes di Bandara BIJB Kertajati, tidak ada kaitannya dengan terpaparnya Menhub terhadap virus Corona.

Emil mengakui, saat di Bandara BIJB Kertajati dia memang memantau kru kapal Diamond Princes. Akan tetapi dia memastikan bahwa penyebaran virus corona bukan berasal dari para ABK itu.

“Kalau mau dihubung-hubungkan dengan Diamond Princes kita pake logika saja, ada enggak awak diamond princes yang positif? Tidak ada, semua negatif. Jadi argumentasi itu gugur kalau menghubungkan positifnya menteri perhubungan dengan diamond princes,” kata pria yang akrab disapa Emil ketika melakukan pers converence di Gedung Pakuan, Minggu (15/3).

Baca Juga:1500 Personil Siap Amankan Laga Persib kontra PSS Sleman di Stadion Si Jalak HarupatTelan Anggaran 315 Miliar, Proyek Pembangunan RSUD Soreang Jangan Asal-asalan

Menurutnya, jarak antara lokasi pendaratan ABK dengan rombongan Menhub sekitar 500 meter. Para ABK pun tidak terlalu lama dan langsung dievakuasi.

Emil memastikan tidak melakukan kontak fisik atau berinteraksi dengan Menteri Perhubungan. Sebab, waktu itu ketika bertemu langsung melakukan press conference dengan media massa.

’’Nah, kalau Diamond Princes ABKnya negatif, faktanya begitu, berarti dugaan kami bukan dari Kertajati bukan dari Diamond Princes, jadi terpaparnya Menhub tidak melalui WNI Diamond Princes karena ABKnya sendiri negative.

Kendati begitu, walau sudah hampir melewati 14 hari dari pertemuan dirinya dengan Menhub, Emil akan tetap menjalankan tes pemeriksaan untuk mengetahui kondisi dirinya apakah terinfeksi atau tidak.

“Atas nama kebaikan saya akan lakukan (tes kesehatan) nanti waktu dan teknisnya saya sampaikan,” tutupnya. (mg1/yan)

0 Komentar