oleh

Kalangan Dewan Cimahi Ragu 26 Raperda Bisa Diselesaikan Tahun Ini

CIMAHI – Tahun ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi memiliki tugas untuk menyelesaikan 26 Peraturan Daerah (Perda), yang masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda). Namun, kalangan dewan masih ragu perda-perda itu bisa tuntas tahun ini.

Hal itu diakui Kepala Bapemperda DPRD Kota Cimahi, Enang Sahri saat ditemui di Kantor DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, Kamis (20/2).

Dia mengatakan, dari 26 Perda yang dicanangkan tahun ini, kemungkinan besar yang bisa digarap dan tuntas hingga ketuk palu hanya 22 saja.

Baca Juga:  Rp 100 Miliar untuk Anggaran 'Menara Kujang Sapasang', Dewan: Sangat Tidak Tepat Sasaran

“Kalau di atas 22 kayaknya berat. Itu juga kita buat yang skala prioritas saja. Untuk sisanya paling kita lanjutkan tahun depan,” kata Enang.

Dikatakannya, dari 26 Perda yang ditargetkan, 23 di antaranya merupakan usulan baru. “Sisa tahun lalu 3 (tiga), yaitu izin lingkungan, jasa umun dan kelembagaan di kelurahan. Yang 3 (tiga) itu akan jadi skala prioritas,” ujar Enang.

Namun memasuki bulan kedua Tahun Anggaran 2020, belum ada satupun Perda yang rampung. Pihaknya, terang Enang, baru membahas tiga Perda skala prioritas yang merupakan sisa pekerjaan tahun lalu.

Baca Juga:  Kolaborasi Majukan Pesantren, Dewan Ajak Alumni Persis Pajagalan Bandung 

Ketiganya, kata dia, saat ini tengah dilakukan pembahasan oleh Panitia Khusus (Pansus) 1 tentang Jasa Umum, Pansus II tentang Kelembagaan, dan Pansis II membahas tentang Izin Lingkungan.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga