”Dengan banyaknya pengetahuan serta sharing pengalaman yang diperoleh dari pertemuan ini, bisa menambah refrensi dalam mendesain sebuah business process dari Jabar Migrant Service Center (JMSC) yang akan segera direalisasikan di tahun ini,” papar Ade kepada Jabar Ekspres dalam rilis tertulis, Jumat (14/2/2020).
Team Leader
dari Program Migration and Diaspora, Makhdonal Anwar mengatakan, GIZ
mengimplementasikan PMD di 22 negara termasuk Indonesia.
PMD sendiri
mendukung pemerintah daerah untuk memastikan migrasi dapat berkontribusi pada
pengembangan pekerja migran, keluarga mereka serta kehidupan sosial. Selain itu,
GIZ bermitra dengan GAMD dan ATHIKA dalam membangun kapasitas pemangku
kepentingan migrasi di Indonesia.
Baca Juga:Berlimpah Teknologi Baru, All New Honda BeAT Series Resmi Menyapa Warga Jawa BaratRela Dipoligami, Istri Pertama Antar Suami Nikah Lagi
Sementara itu, Executive Director ATIKHA, Aileen Constantino, menyatakan, program migran harus secara sistematis memperhatikan setiap komponen elemen yang saling terintegrasi untuk menjadi sebuah sistem perlindungan yang berkelanjutan. (rls/rie)
