GBK dan Pemprov Siap Akomodir Balapan

GBK dan Pemprov Siap Akomodir Balapan
SAKSIKAN LANGSUNG: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (pake kemeja) saat melihat lihat langsung kegiatan gelaran balap mobil listrik Formula E.
0 Komentar

lalu lintas masyarakat. ”Apalagi dengan kemarin wacana Thamrin-Sudirman mau
gabung berapa banyak orang jalan di sana? Kalau saya sebagai anggota dewan
ditanya, lebih baik jangan ada deh Formula E. Hambur-hamburin duit
dan efek bagusnya tidak ada walau sudah
dibayarkan commitmen fee-nya,” jelasnya.

Jikapun
mau, kata Ida, Formula E lebih baik dilaksanakan di Sentul yang memang
merupakan trek balap sehingga dipastikan keamanannya serta tidak akan
mengganggu masyarakat ataupun jalanan.

”Tidak
mengganggu orang berlalu lintas. Di sentul lebih lengkap. Fasilitasnya lengkap,
ada. Tidak memboroskan pembiayaan juga. Jika disebut untuk dongkrak wisatawan,
apakah adanya Formula E mendongkrak wisatawan? Kecil banget kok. Dari segi
ekonomi mendongkrak juga sangat kecil tidak imbang dengan pengeluaran yang
dikeluarkan oleh APBD,” tuturnya.

Baca Juga:Strategi Ruang Ganti, Jadi Momen Kemenangan InterCetak Gol, Membuktikan Cavani Masih Milik PSG

PSI
yang menyatakan bahwa anggaran untuk Formula E lebih baik dialihkan untuk
banjir. Hal ini, menurutnya, masuk akal pasalnya rakyat Jakarta masih butuh
sentuhan atau konsentrasi dari Gubernur Anies Baswedan terkait dengan
penyelesaian banjir.

”Ini
yang menjadi prioritas menurut saya dan memang harus ditangani segera, tidak
boleh tidak. Itu yang saat ini sedang dibutuhkan. Akan tetapi,  itu
tergantung kita mau atau tidak. Saya pikir harusnya bisa. Jadi, tergantung
kemauannya mau memindahkan (anggaran) atau tidak,” katanya.

Sebelumnya,
Fraksi PSI meminta gelaran balap mobil listrik Formula E dibatalkan dan anggaran
Rp 1,2 triliun untuk antisipasi banjir.  ”Awal tahun baru 2020 Jakarta mengalami banjir
besar, padahal cuma hujan sehari. Seharusnya antisipasi banjir menjadi
prioritas utama Pemprov DKI, bukan Formula E. Rakyat Jakarta kebanjiran tetapi
gubernurnya malah bikin acara balapan mobil,” tegas aggota Fraksi PSI Justin
Adrian, Kamis (6/2).

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebelumnya menargetkan pendapatan sebesar Rp 50 miliar dari penyelenggaraan Formula E 2020. Pendapatan itu direncanakan berasal dari penjualan tiket, sponsor, local hospitality, dan pendapatan lainnya. (ant/jpnn/rus)

0 Komentar