Empat Calon Ketum PAN Memanas

Sepakat dengan Gus Muhaimin, PAN Ingin Pemilu 2024 Diundur
Sepakat dengan Gus Muhaimin, PAN Ingin Pemilu 2024 Diundur
0 Komentar

JAKARTA– Empat kandidat telah memperoleh kursi berebut ketua umum PAN pada kongres V yang dimulai, Senin (10/2) di Kendari. Kondisi yang diharapkan dapat memutus tren aklamasi yang terjadi dalam suksesi kepemimpinan parpol akhir-akhir ini.

Pendaftaran calon ketua umum
Partai Amanat Nasional (PAN) dibuka sejak Sabtu (8/2). Tiga kandidat telah
mendaftar. Mereka adalah Mulfachri Harahap, Dradjad Wibowo, dan Asman
Abnur. Sementara itu, Zulkifli Hasan selaku petahana bahkan dikabarkan
mendaftar di arena kongres, Kendari.

”Empat kandidat itu adalah
kader-kader terbaik. Mereka semua adalah petarung,” kata Sekretaris Komite
Pengarah (SC) Kongres V PAN Saleh Partaonan Daulay kemarin.

Baca Juga:Suplay Bawang Putih Impor di Pasar Induk Caringin Kota Bandung DibatasiYusron Tidak Bisa Bertahan Hidup, Yusril Dalam Kondisi Kritis, Kedua Orang Bingung Tak Ada Biaya

Dia menyetujui, empat calon
ketua umum PAN periode 2020-2025 sama-sama serius berkompetisi. Tidak
disukai maju untuk meramaikan bursa ketua umum di kongres. ”Tidak ada
istilah calon penggembira. Semua serius berkompetisi,” paparnya.

Keseriusan para caketum
terlihat dari kecerdasan mereka dalam menyasar pendukung. Mereka menjaring
dukungan pemilih dengan cara dan strategi masing-masing. Keempat kandidat
yang maju, Papar Saleh, sama-sama punya kemampuan dan integritas yang
baik. “Kami Beruntung sekali punya caketum yang sama-sama punya kapasitas
mumpuni. Mereka kader-kader PAN terbaik,” ujar anggota DPR itu.

Jika melihat portofolio dan
peta kekuatan para calon ketua umum, opsi aklamasi peluang memang sulit terwujud. Sebab,
empati calon yang muncul saat ini sama-sama punya basis dukungan DPW dan
DPD. Di belakang mereka, juga ada tokoh-tokoh senior PAN. Sebut saja
Amien Rais, Hatta Rajasa, dan Soetrisno Bachir. Para tokoh itu punya
preferensi calon yang berbeda-beda.

Tim sukses para kandidat juga
selalu tidak mendukung. Misalnya tim Zulkifli Hasan. Sebagai tim
petahana, mereka yang beruntung didukung oleh 382 pemilik suara. ”Artinya,
separo lebih pemilih ke kami. Dukungan untuk Bang Zulhas (Zulkifli Hasan,
Red) masih ikut, ”klaim Totok Daryanto, loyalis Zulhas, kemarin.

Meski demikian, jumlah
tersebut menyusut dari angka awal. Awal Januari lalu Zulhas menerima lebih

0 Komentar