CIHAMPELAS – Aa Rohmana (32), warga Kampung Bunisari, RT 03/06, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas menjadi korban penusukan hingga akhirnya meninggal dunia, Kamis (6/2) siang.
Korban meninggal dunia di klinik setelah menerima tusukan dari pelaku sebanyak tiga tusukan pada bagian perut dan pinggang.
Elis (45), seorang warga setempat mengaku sempat melihat korban dalam kondisi berdarah dan kesakitan sambil memegang bagian perutnya.
Baca Juga:Pelaku Pasar Masih Optimis, Corona Virus Tidak Berdampak Pada Pertumbuhan Ekonomi GlobalWaduh! Sadar Pajak di Cimahi Baru 75 Persen
“Tadi ada yang teriak terus saya keluar rumah. Lihat ada laki-laki perutnya berdarah saya kira tabrakan, ternyata dia bilang habis ditusuk sama orang. Memang berdarah dia juga pegang perutnya. Saya kaget dan panik, jadi berusaha minta tolong ke orang lain juga,” ujar Elis saat ditemui.
Elis mengaku tak mengetahui korban maupun pelaku yang melakukan penusukan.
“Engga kenal juga siapa korbannya. Tapi sempat minta dibawa ke bidan, cuma engga ada yang nganter. Habis itu saya engga tau lagi gimana kejadiannya,” katanya.
Sementara itu, Satreskrim Polres Cimahi langsung melakukan penyelidikan terkait kasus penusukan tersebut.
“Betul ada penganiayaan mengakibatkan korban meninggal dunia. Korban ditusuk seorang pria sebanyak tiga tusukan dengan pisau kecil,” ujar Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro, saat ditemui di Mapolres Cimahi.
Menurut Yohannes berdasarkan keterangan saksi mata, korban sempat cekcok dengan seorang pria di pinggir jalan sesaat sebelum penusukan terjadi.
“Jadi ada warga yang lihat, korban itu adu mulut dengan korban. Tapi saksi tidak kenal korban maupun pelaku,” jelasnya.
Pihaknya sudah melakukan olah TKP dan pengumpulan bahan keterangan untuk mengungkap pelaku dan motif dari aksi penusukan di pinggir Jalan Raya Pataruman tersebut.
Baca Juga:Tol Cisumdawu Seksi 1 dan 3 Belum Beres, Wilayah Cileunyi Macet ParahKunjungi Dewan, Inggris Ingin Jajaki Kerjasama di Bidang Pengelolaan Sampah dan Kesehatan
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait terduga pelaku dan modusnya. Mohon doanya agar segera terungkap,” tegasnya. (mg6/yan)
