oleh

Kemenag Atur Materi Khotbah Jumat di Bandung, Kok Bisa?

BANDUNG – Kemeterian Agama (Kemenag) dalam waktu dekat akan membuat aturan mengenai materi khotbah Jumat di masjid-masjid Kota Bandung. Akibatnya, rencana itu menjadi kontroversi dikalangan umat Islam.

Menanggapi hal ini, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, rencana itu sebetulnya sudah disampaikan dalam bentuk surat edaran oleh Kantor Urasan agama Kabupaten/Kota untuk seluruh masjid-masjid di Indonesia.

“Itu kan arahan dari Kemenag (pusat), hanya yang bersuara duluan Kemenag Kota Bandung, jadi jangan dilokalisir ini Bandung saja,” tegas Emil sapaan akrabnya ini saat ditemui di Gedung Sate, Rabu (22/1).

Pria yang akrab disapa Emil ini mengaku, belum mendapatkan arahan dari Kemenag RI terkait kebijakan baru itu. Sehingga, pihaknya akan menanyakan langsung kepada Kemenag.

“Nanti saya akan tanya secara jelas, maksudnya apa saja. Saya cuma baru baca dari online (berita),” tuturnya.

Emil menghimbau kepada seluruh warga Jabar, untuk menahan diri dari isu-isu negative yang berkembang. Sebab, setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tentunya sudah dilakukan analisa dan kajian mendalam.

“Jika alasan Menteri Agama mengacu khotbah di negara Islam Abu Dhabi, dan Malaysia, maka wajar ada pro dan kontra, maka karena kebijakan ini ada di Kemenag, bukan di Jabar, makanya harus didistribusikan (informasi) secara baik,” lanjutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga