Sementara itu Kepala Dinas Pangan dan Perikanan (Dispakan) Kabupaten Bandung H. Dadang Hermawan mengatakan, soft launching sebetulnya sudah dilaksanakan oleh bupati pada 24 September lalu.
Pembangunan PIM, lanjutnya, selesai pada akhir tahun 2018, sekaligus dengan operasionalnya yang dikelola PT Citra Bangun Selaras (CBS).
“Fasilitas cold storage di sini juga sudah ada, dengan kapasitas 3 ton. Kami sudah ajukan proposal untuk yang kapasitas 1.000 ton ke KKP, kita tunggu kelanjutannya nanti,” lanjut Dadang Hermawan.
Baca Juga:Orang Gila Terus BertambahBuru Otak Penusukan Wiranto
Dari 220 lapak yang tersedia, terdiri dari 72 lapak kering, 108 lapak ikan laut segar dan 40 lapak ikan air tawar. Sudah terisi 62 lapak kering, 40 lapak ikan laut segar dan 23 lapak ikan air tawar.
’’Di lantai atas ada foodcourt untuk penyajian aneka olahan ikan, dari 24 baru terisi 12 lapak,” urainya.
Dia menambahkan, pihak pengelola tidak memungut sewa bagi masyarakat yang mau berjualan ikan dan olahannya. Bahkan, pihaknya masih memberikan kesempatan sampai akhir oktober, gratis tanpa tarik sewa.
’’Jadi siapa yang mau berusaha di bidang ikan, terutama untuk warga Kabupaten Bandung, kami tunggu sampai akhir Oktober ini,” pungkasnya. (yul/yan)
