oleh

Jangan Lupa Serahkan LHKPN

JAKARTA – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menjadi syarat wajib bagi calon legislatif terpilih. Waktunya tak banyak. Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya memberi waktu tujuh hari setelah penetapan calon terpilih.

KPU mengimbau kepada caleg terpilih untuk segera melaporkan harta kekayaannya kepada KPK. Hal tersebut ditujukan kepada calon legislatif yang berpeluang besar ditetapkan sebagai calon terpilih di pusat maupun daerah.

Pengamat Politik Emrus Sihombing mengatakan, jika LHKPN seharusnya dilakukan sebelum pemilihan umum dilaksanakan. Jika hal tersebut dilakukan, pemilih baik tingkat lokal maupun nasional bisa memilih calonnya di parlemen. Menurutnya, melaporkan LHKPN sejak awal juga menjadi contoh baik bagi masyarakat terutama dalam berpolitik santun. “Jika kandidat sudah menyerahkan LHKPN, seharusnya masyarakat akan lebih respect kepada calon tersebut. Karena mereka sudah berani membuka harta kekayaan kepada publik sebelum dipilih menjadi wakil rakyat,” kata Emrus kepada Fajar Indonesia Network (FIN) di Jakarta, Sabtu (20/7).

Baca Juga:  Belum Setahun jadi Menteri, Harta Yaqut Cholil Naik dari Rp900 Juta Jadi Rp11 Miliar

Sebelumnya, Partai Golkar menyerahkan tanda terima LHKPN 85 caleg yang berpotensi lolos ke parlemen kepada KPU. LHKPN merupakan syarat agar caleg terpilih bisa dilantik. Sekjen Golkar Lodewijk mengatakan penyerahan LHKPN diatur dalam undang-undang 28 tahun 1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas korupsi.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga