Pelatihan dan Pendampingan Dorong Wujudkan Desa Wisata

Pelatihan dan Pendampingan Dorong Wujudkan Desa Wisata
FOTO BERSAMA : Kepala Sub Bidang (Kasubid) Kemitraan Usaha Masyarakat Kemenpar RI, Rulyta Marsuri Rachmaesa (tengah), Dosen Program Studi Managemen Resort dan Leisure Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Sri Marhanah bersama Puluhan peserta pelatihan dan pendampingan dalam mewujukan Desa Wisata Lamajang.
0 Komentar

Dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini dirinya berharap ke depan Desa Wisata Lamajang ini bisa berkembang lagi. Tidak hanya diminati oleh wisatawan lokal tapi juga wisatawan daerah lain bahkan mancanegara.

”Saya berharap para generasi muda di desa ini bisa menggali pontensi wisata desa ini. Terus gali lagi potensi wisata lainnya agar bisa mendongkrak perekonomian Desa Lamajang ini lebih berkembang,” tuturnya.

Sementara Kepala Desa Lamajang Yusep Kurnia menuturkan hampir 80 persen warga Desa Lamajang bermatapencaharian sebagai buruh tani dan sisanya variatif dari PNS, pegawai swasta hingga pengusaha. Oleh karena itu pihaknya sangat mengapresiasi adanya pelatihan dan pendampingan dari Kemenpar dan Perguruan Tinggi ini, khususnya demi mengembangkan potensi desa wisata di Desa Lamajang.

Baca Juga:Dibutuhkan Kerja Sama dalam Menata CitarumUnpad dan Walhi Jabar Bersinergi Untuk Penyelesaian Citarum

”Harapan kedepan kami harus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung, Provinsi dan Pemerintah Pusat, terutama dalam pengembangan wisata di desa kami. Kalaupun ada anggaran-anggaran atau dana yang bisa diserap oleh desa kami, kami akan sangat mengharapkan hal itu,” pungkasnya. (rus)

0 Komentar