BANDUNG – Pesatnya teknologi, masyarakat harus dituntut untuk memahami perkembangannya. Teknologi Informasi dan Komunikasi tidak bisa lepas dengan penggunaan internet di masyarakat. Sebab, melalui Internet telah mempermudah manusia untuk mencari informasi atau menyebarluaskan tanpa batas.
Untuk mendukung ini, Kabupaten Bandung memiliki program yang digagas oleh Bupati Dadang Naser melalui program seribu kampung. Sehingga, setiap desa harus memiliki keunggulan untuk menunjang perekonomian warga desa.
Melalui, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Bandung, Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, terpilih sebagai Kampung Cyber.
Baca Juga:6.696 Warga Terjangkit TBCPKB Optimis Lolos Tiga Besar
Ditetapkannya sebagai kampung Cyber karena lokasinya dekat dengan Telkom University Sehingga, harapannya dapat ikut membantu program ini.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung Ir. Hj. Atih Witartih, M.Si mengatakan, pemkab ingin mengangkat Desa Sukapura menjadi percontohan sebagai Kampung Cyber. Sebab, Kabupaten Bandung adalah Kabupaten yang terpilih sebagai Kabupaten percontohan dari 100 Kabupaten/Kota di Indonesia yang ditentukan sebagai Smart Village.
’’Smart Village yang diadopsi dari Smart City, mengedepankan tatanan kota yang dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi secara cepat,’’kata Atih ketika ditemui kemarin. (22/3).
Dia mengatakan, salah satu yang menjadi andalan Kabupaten Bandung di dalam Smart City adalah, Aplikasi Open Sistem Informasi Desa (SID) berbasis web. Aplikasi ini bisa membantu desa untuk mempromosikan potensi-potensi yang ada di desanya, dan untuk Keterbukaan Informasi Publik.
Kemudahan berinternet di zaman sekarang ini, juga memudahkan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran publik untuk pengurusan administrasi kependudukan.
Salah satunya dengan dihadirkan aplikasi SALAMAN, yaitu aplikasi berbasis mobile android dan website. SALAMAN, Sistem Aplikasi Layanan Mandiri, memberikan kemudahan dalam pembuatan Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Cerai, dan surat pindah ke luar kota. Ke depannya, akan terintegrasi dari RW sampai Kecamatan.
Dalam kegiatan tersebut hadir Camat Dayeuh kolot yang diwakili Sekcam Dayeuh Kolot, Heru Kiatmo, Kepala Desa Sukapura, Kader PKK dan 100 orang peserta dari masyarakat Desa Sukapura. (rls/yan)
