Rela Ceburkan Ratusan Cupang Peliharaan ke Sumur Tetangga

Rela Ceburkan Ratusan Cupang Peliharaan ke Sumur Tetangga
SENGAJA TERNAK: Mulyadi Saputra menernak ikan Cupang di kediamannya. Ikan tersebut bukan untuk dijual-belikan, dia sengaja berternak ikan Cupang untuk dibagikan ke tetangga.
(FOTO: ERWIN MINTARA D. YASA/JABAR EKSPRES)
0 Komentar

”Banyak permintaan dari tetangga kampung. Kalau mereka datang saya berikan dua sampai tiga ekor. Saya memintanya untuk meletakkannya di bak mandi dan kolam penampubgan air. Dengan harapan memakan jentik nyamuk,” beber pria 31 tahun tersebut.

Saat ini, Mulyadi tengah fokus membibit ikan cupang yang lebih berwarna. Karena selain indah, ikan cupang juga bisa bisa membantu ekonomi keluarganya.

Dari penelitian yang pernah diterbitkan Jurnal Sains Nasional Universitas Nusa Bangsa, membandingkan daya predator antara cupang dengan guppy. Hasilnya, ikan cupang mampu memakan 89 jentik dalam enam jam. Sedangkan guppy hanya 47 jentik dengan waktu yang sama.

Baca Juga:Dokumen Kependudukan Ditandatangani Secara ElektronikPerda Kewirausahaan Ajak Milenial Jadi Pengusaha

Beberapa manfaat itu membuat permintaan ikan berbadan mugil yang masuk keluarga Osphronemidae tak pernah sepi permintaannya. Inilah yang membuat Mulyadi terus semangat dalam membudidayakan ikan dengan genus betta tersebut.

Menurutnya, berbuat baik dan beramal bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya memberikan manfaat bagi orang lain.

Pria yang pernah bekerja di Badan Tenaga Atom dan Nuklir Nasional ini berharap, dengan pemberian ikan kepada tetangganya, akan memberantas nyamuk dengan cara yang paling aman. Ketimbang menggunakan obat ataupun fogging.

”Biayanya murah, tapi manfaatnya luar biasa. Semoga saja bisa satu kota. Seperti kemarin, saya hampir ceburkan seluruh ikan cupang ke kolam tetangga. Cara memberantas dengan cara paling alami. Menggunakan cupang sebagai pemberantasnya,” tandasnya. (*/fin/tgr)

0 Komentar