oleh

Pasar di KBB Didorong untuk Miliki SNI

NGAMPRAH– Pasar dengan kategori Standar Nasional Indonesia (SNI) di Jawa Barat masih minim. Tercatat, dari sekitar 380 lebih pasar rakyat yang eksis di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, baru dua pasar yang sudah memenuhi persyaratan berstandar SNI.

“di Jabar masih minim dan harus terus dikembangkan agar memiliki SNI. Dua pasar rakyat yang sudah ber-SNI baru di Kota Cirebon dan Kota Depok, sedangkan yang lainnya belum masuk kategori itu (SNI),” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Provinsi Jabar Muhammad Arifin saat ditemui di Pasar Panorama, Lembang Kabupaten Bandung Barat akhir pekan lalu.

Baca Juga:  Ini Jumlah Kuota Haji 2021 untuk Indonesia

Menurutnya, untuk masuk klasifikasi pasar rakyat SNI memang tidak mudah karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Misal, ukuran bangunan, layout, pengelolaan koperasi pasar, tempat sampah, ruang laktasi bagi kaum ibu menyusui, dan lain-lain. Memang tidak mudah bagi pengelola pasar untuk menciptakan kondisi itu karena perlu kesadaran dan mengubah imej para pedagang.

Menurutnya, mengacu kepada program Gubernur ‘Jawa Barat Juara Lahir Batin’, perlu ada inovasi dan kolaborasi dalam pengelolaan pasar pemerintah maupun swasta. Pihaknya menargetkan sampai tahun 2023 minimal di setiap kabupaten/kota di Jabar ada pasar pemerintah yang ber-SNI. Dia juga mendorong pasar swasta yang bisa swadaya mengusulkan menjadi pasar yang bersertifikasi SNI.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga