oleh

Ajak Ramaikan Masjid

BANDUNG – Jelang pergantian tahun, Indonesia kembali berduka. Bencana alam tsunami terjadi di Selat Sunda diantaranya menerjang Banten dan Lampung.

Atas kejadian ini, seluruh masyarakat Indonesia saling bahu membahu membantu para korban terdampak. Begitupun saat malam tahun baru nanti diimbau untuk tidak merayakan secara berlebihan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru secara berlebihan. Seperti konvoi di jalanan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan lalu lintas. Terlebih di penghujung tahun terjadi beberapa musibah bencana alam di sejumlah tempat.

Baca Juga:  Penyekat Jalan Sering Dibuka Anak jalanan dan Dijadikan Objek Pungli, Wawalkot: Harus Ditangkap

”Saya mengimbau kurangi perayaan tahun baru yang terlalu ramai-ramai, lebih baik kita melakukan renungan-renungan,” kata Gubernur yang akrab disapa Emil usai menghadiri rapat Paripurna akhir tahun masa sidang DPRD Jabar, kemarin (28/12).

Emil mengajak masyarakat untuk melakukan muhasabah dan doa bersama di masjid-masjid. Rencananya Emil juga akan bermuhasabah pada malam tahun baru di masjid Pusdai Bandung.

”Saya juga akan melakukan muhasabah di masjid Pusdai mari saya ajak masyarakat untuk bergabung,” ucapnya.

Baca Juga:  Raffi Ahmad Yakin Istrinya Segera Hamil Anak Kedua

Namun demikian, pihaknya tidak melarang masyarakat untuk merayakan tahun baru. Tetapi harus dilaksanakan dengan cara-cara yang baik. Emil ingin kondisi di seluruh daerah Jabar terap tertib dan damai.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga