oleh

BOP PAUD Dinaikkan jadi Rp 4,4 T

“Sistematika konseptualnya seperti itu, sehingga harusnya di masyarakat ya diberikan se­macam keterampilan atau kur­sus. Sementara bimbel domain­nya ada di sekolah,” ujarnya.

Secara tegas, Muhadjir pun mengatakan bahwa PAUD itu tanggung jawabnya pertama ada di keluarga. Sehingga, PAUD seharusnya menjadi penopang fungsi peranan dari keluarga.

“Mendidik anak usia dini mutlak ada di tangan ibu se­jak dari dalam kandungan hingga lahir, tumbuh, dan berkembang. Sebab peranan ibu itu tak tergantikan sama halnya dengan peran guru di sekolah,” terangnya.

Menurutnya, perhatian pen­didikan kepada anak usia dini menjadi salah satu program yang kini sedang dikembang­kan di negara-negara ASEAN dan ke depannya akan men­jadi sebuah prioritas.

“Pendidikan bagi anak usia dini kini jadi salah satu yang kami perhatikan. Bukan hanya diberikan pada saat anak be­rusia lima tahun tapi juga sejak dari dalam kandungan sang ibu,” tuturnya.

Dia menyebutkan, Seameo ini ada sebanyak 24 center yang tersebar di seluruh ang­gota ASEAN dan di Indonesia ada sebanyak tujuh Seameo termasuk salah satunya di Jayagiri, Lembang, KBB. Di­rinya berharap dengan adanya Seameo ini dapat merespons kebijakan-kebijakan pemerin­tah yang saat ini mulai mem­perhatikan masalah pendidi­kan anak usia dini. (drx)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga