Reses Ditahun Politik Tidak Fair

Reses Ditahun Politik Tidak Fair
DIAJAK REFRESING: Salah satu anggota DPRD Kota Cimahi melakukan reses dengan cara mengajak kontituen dan masyarakat diajak mancing bareng dan berdiskusi bersama.
0 Komentar

Menurut Lili, kenaikan ang­garan untuk reses terakhir ini disebabkan adanya penambahan panitia lokal. Penambahan pa­nitia itu dilakukan disesuaikan dengan kebutuhan kebutuhan.

”Panitia lokal sekarang jadi 30 orang, nambah dari sebelumnya yang hanya 12 orang. (Jumlah 12 orang) itu kewalahan,” kata Lili saat ditemui di DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita.

Selain untuk honor panitia lokal, anggaran reses juka diguna­kan untuk membiayai fasilitas reses seperti tenda, kursi, maka­nan dan minuman (mamin), seperangkat sound system dan membayar jasa peserta non Pe­gawai Negeri Sipil (PNS) atau konstituen para Anggota DPRD.

Baca Juga:Bupati Resmikan Kantor Desa Panundaan CiwideyUlama-Umaro Kompak Rakyat Bahagia

”Anggaran yang disiapkan untuk konstituen adalah Rp 50 ribu per orang dengan es­timasi peserta maksimal 1.000 orang,” ucap Lili.

Namun, lanjut Lili, tidak semua Anggota DPRD Kota Cimahi memanfaatkan uang negara un­tuk reses. Satu orang di antaranya tak mengikuti agenda reses.

”Ada satu orang lagi tak meng­gunakan uang reses untuk membayar jasa peserta non PNS. Ia hanya mengambil un­tuk fasilitas sebanyak 50 orang saja,” pungkasnya. (ziz/yan)

0 Komentar