Cegah Radikalisme Ajengan Masuk Sekolah

Cegah Radikalisme Ajengan Masuk Sekolah
IMAN MULYONO/JABAR EKSPRES
ANTISIPASI RADIKAL: Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat memberikan keterangan pers, kemarin.
0 Komentar

Hadadi menyebutkan, se­bagai langkah awal dimulai­nya progam AMS, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan berbagai pihak. Sebab, koordinasi dengan guru pen­didikan agama, tokoh-tokoh di pesantren, termasuk pela­ku pendidikan lainnya dinilai penting dilakukan.

”Tujuannya untuk mem­buat standarisasi yang akan diterapkan pada program ini. Sehingga program ini tidak melanggar aturan dan juga memberi banyak manfaat kepada siswa ke depannya,” kata dia.

Program tersebut, kata dia, akan lebih dulu diterapkan di sebanyak 800 sekolah ne­geri serta swasta yang ada di Jawa Barat. Sementara untuk anggaran yang diperlukan, Hadadi mengaku belum mengetahui secara pasti be­saran nominal untuk merea­lisasikan program AMS.

Baca Juga:Jawara Tasik Telusuri Dana HibahSPSI Tolak Penetapan UMK 2019

”Nanti guru-guru yang sudah diperkuat kemampuannya yang memberi pengajaran agar sesuai dengan kurikulum. Dari pesantren itu sifatnya narasumber dan memberi masukan kepada para guru-guru,” kata dia. (mg1/ign)

0 Komentar