Selanjutnya, Duta Rumah Belajar merupakan guru-guru terpilih yang menjadi perpanjangan tangan Pustekkom Kemendikbud dalam melakukan sosialisasi pemanfaatan media pembelajaran berbasis TIK di daerahnya. Ada 4 tahapan seleksi: level 1 (literasi) dan level 2 (implementasi) yang dilakukan secara online. Selanjutnya level 3 (kreasi) dan level 4 (berbagi), dilakukan secara tatap muka, dengan sistem penyisihan di setiap levelnya.
Terakhir, pada kategori lomba MemBaTIK atau membuat bahan belajar berbasis TIK merupakan kegiatan lomba untuk membuat media bahan belajar berbasis TIK oleh para guru dari seluruh jenjang pendidikan. Jenis medianya dapat berupa video pembelajaran dengan format mp4 berdurasi 3-10 menit, media presentasi maksimal 25 slide, dan media multimedia interaktif dengan format berupa swf dan HTMLS.exe. Seleksi lomba berlangsung sejak bulan Juni hingga September 2018 dan telah terpilih 5 pemenang karya terbaik.
”Saya mengucapkan selamat kepada para pimpinan daerah yang mendapatkan anugerah, dan para siswa, guru, maupun masyarakat umum yang telah mendapatkan juara. Semoga penganugerahan ini dapat memberikan motivasi bagi kepala daerah untuk terus mengoptimalkan peran TIK untuk pendidikan dan kebudayan di daerah masing-masing,” pungkas Didik. (*/rls)
