oleh

Pergantian Mulyadi Ganggu Konsolidasi

BANDUNG – Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Daddy Rohanady mengaku dengan adanya pencopotan/pergantian Ketua DPD Partai Gerindra Jabar. Dinilainya akan memengaruhi konsolidasi untuk pemilihan presiden di Provinsi Jawa Barat. Khususnya kata Daddy, konsolidasi di internal partai.

”Memang TPN (Tim Pemenangan Nasional) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah siap. Tetapi di daerah sendiri khususnya di Jabar sedikit terlambat, tetapi bukan berantakan. Karena ada dinamika pencopotan atau pergantian Ketua DPD Partai Gerindra Jabar dan ini diakui atau tidak memang mempengaruhi konsolidasi Pilpres dan Pileg 2019,” tuturnya.

Baca Juga:  PD. Pasar Kota Bandung Akan Upayakan Pencegahan Penumpukan Pengunjung di Seluruh Pasar

Karena itu, Daddy mendesak Ketua DPD Partai Gerindra Jabar yang baru segera menyambungkan kembali sistem-sistem yang ada di internal Partai Gerindra Jabar.

”Sebab, sesungguhnya konsolidasi oleh Ketua DPD Partai Gerindra Jabar sebelumnya (Mulyadi) sudah dilakukan. Seperti persiapan saksi-saksi,” ujarnya.

Karena itu, sebut dia, Ketua DPD Partai Gerindra Jabar yang baru dinilai perlu segera menyusun kembali dan melakukan konsolidasi baik diinternal Partai Gerindra Jabar maupun dengan partai koalisi pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga.

Baca Juga:  Honda Lagi Bermasalah di MotoGP 2021

“Dan ini harus segera dilakukan mengingat waktu sangat sempit sekali. Ketua DPD Partai Gerindra Jabar baru, perlu segera meng handle langsung konsolidasi Pilpres 2019, karena suka atau tidak suka pergantian ini sebenarnya cukup mengganggu atau menghambat konsolidasi Pileg dan Pilpres 2019,” terangnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga