Wanita Hebat Peraih Medali Emas

Wanita Hebat Peraih Medali Emas
0 Komentar

”Alhamdulillah Defia berhasil meraih medali emas pertama untuk Indonesia. Target tim Taekwondo Indonesia hanya satu emas, artinya targetnya sudah terpenuhi. Saya yakin raihan ini membuat semua bahagia dan senang. Semoga cabang-cabang oalhraga lain, bisa memenuhi target atau kalau bisa melebihinya,” ujar presiden yang akrab disapa Jokowi itu.

Selanjutnya, emas kedua untuk Indonesia yang diraih Lindswell usai tampil memukau di dua hari pertandingan nomor taijiquan dan taijijian Minggu (19/8) dan Senin (20/8) kemarin.

Di hari pertama, Lindswell berhasil menyabet nilai tertinggi dengan poin 9.75. Hari kedua, Lindswell lagi-lagi meraih poin yang sama. Hasilnya, total perolehan poin yang didapat atlet kelahiran Medan, Sumatera Utara pada 24 September 1991 ini menjadi 19,50 poin. Lindswell Kwok berhasil mengalahkan atlet wushu dari Hong Kong, Uen Ying Juanita Mok, yang sekaligus menjadi lawan terberat dalam ajang ini.

Baca Juga:Momentum Rayakan Persatuan AsiaReuni Perak Smandel Bandung, ”Sakali Saumur Hirup”

”Emas ini saya persembahkan untuk semua masyarakat Indonesia,” tutur Lindswell usai pertandingan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Senin (20/8) kemarin.

Lindswell merupakan atlet yang sangat berprestasi. Bahkan, ia dijuluki sebagai “Ratu Wushu” Asia Tenggara setelah mengantongi medali emas berturut-turut dalam ajang SEA Games pada 2011, 2013, 2015, dan 2017.

Pencapaian terakhir wanita yang mengenal wushu pada usia 9 tahun dari kakaknya, Iwan Kwok, yang merupakan bagian dari Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) itu adalah mempertahankan gelar juara dunia dengan mendapat medali emas pada ajang Kejuaraan Dunia Wushu 2017 di Rusia. Sebelumnya dia menyabet tiga medali emas di kejuaraan dunia 2015.

Ia mengaku sempat grogi sebelum pertandingan, namun ia optimistis bisa meraih medali emas, terlebih bertanding di negara sendiri dan menjadi ajang terakhirnya di kejuaraan internasional. Diakui, Lindswell dirinya memutukan untuk pensiun.

”Saya grogi banget sebenarnya karena ini pertandingan terakhir saya. Sudah cukup. Mau rest dulu. Belum tahu mau ngapain. Saya itu sudah terjun ke wushu sejak kecil. Jadi tidak tahu jika tidak di dunia wushu harus bagaimana dan memang tak bisa lepas begitu saja,” tegas Linsdwell.

Sementara itu, emas ketiga yang diraih Tiara Andini Prastika dari cabang balap sepeda gunung nomor downhill putri dicapai usai menjadi yang tercepat pada perlombaan downhill putri di Khe Bun dengan catatan waktu 2 menit 33,056 detik di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (20/8) kemarin.

0 Komentar