Sejauh ini, Wiranto mendapat laporan terakhir jumlah korban meninggal dunia sebanyak 319 jiwa. Angka itu dia peroleh dari dua sumber. Laporan masyarakat dan hasil pendataan TNI – Polri. Dia mengakui, data korban meninggal sempat berbeda. Sebab, masih terus diperbarui. Namun ke depan, dia meminta semua pihak satu suara. ”Karena saya sudah memerintahkan untuk ada satu kepaduan humas sebelum diumumkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNPB Willem Rampangilei menyampaikan bahwa, data korban gempa Lombok memang masih terus diperbarui. Pria yang akrab dipanggil Willem itu memastikan, setiap data yang masuk bakal diverifikasi sebelum disampaikan kepada publik. ”Nanti ada mekanisme di satgas. Kami kerja sama dengan dukcapil sehingga terjamin,” jelasnya. ”Harus ada by name by address,” tambah dia. (syn/ign)
