oleh

DPRD Libatkan Kontribusi Pemuda

Menurutnya, persoalan tersebut tidak akan pernah bisa diselesaikan jika hanya dilakukan oleh penyelenggara pemerintahan saja. ”Disinilah titik penting hadirnya Kelompok Cipayung, seperti PMII, GMKI, GMNI dan KMHDI, selaku intelektual muda memiliki kewajiban bersama-sama dengan pemerintah dan semua stakeholder yang ada di Jawa Barat untuk menjawab persoalan-persoalan yang bermunculan,” jelas dia.

Di tempat yang sama, Koordinator Wilayah 3 PP GMKI Theo Cosner mengungkapkan, pembangunan tidak akan pernah terlepas dari peran pemuda, mulai dari pembangunan peradaban, pembangunan karakter bangsa hingga pembangunan dari segi ekonomi, infrastruktur.

Untuk itu, kata Theo, jangan jadikan pemuda hanya menjadi objek ketika hanya untuk kepentingan golongan, tapi libatkan pemuda menjadi pelaku untuk sama-sama melakukan pembangunan khususnya di Jawa Barat. ”Kita akan terus mengawal dan menjadi agen perubahan untuk menuju generasi emas bangsa indonesia,” tegas Theo.

Ketua PD KMHDI Jawa Barat Ni Putu Amanda Gamayani menilai, pada kesempatan saat ini, Cipayung Plus menunjukkan diri sebagai mahasiswa dan juga pemuda yang senantiasa melakukan pergerakan senyap maupun terpublikasi baik berupa pergerakan pikiran, hati, bahkan energi untuk Jawa Barat.

”Pembangunan sumber daya manusia perlu ditingkatkan diberbagai aspek, baik dalam ilmu-ilmu kebijakan dan potensi-potensi sesuai bidangnya untuk ‘hamemayu hayuning bhawana’, memperindah jagat ini, khususnya kita di bumi Parahyangan,” ucap Amanda.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga