Proses Evakuasi Rampung, Pendakian Dihentikan

evakuasi rinjani
IVAN/JPG/JABAR EKSPRES 
 LANGSUNG DIEVAKUASI: Salah satu korban gempa, Suharti, langsung dibawa ke tenda kesehatan begitu tiba di lapangan Sembalun, Lombok Timur, kemarin (31/7). Suharti bersama dua rekannya dievakuasi dari danau Segara Anak, Rinjani, setelah terjebak sejak terjadi gempa Minggu (29/7) lalu.
0 Komentar

Dia hanya menjelaskan secara keseluruhan pendaki yang turun dari puncak Rinjani pada periode 29-31 Juli ada 1.090 orang. ’’Seluruhnya dalam keadaan selamat,’’ katanya. Kemudian ada satu pendaki yang dinyatakan meninggal karena tertimpa batu.

Sutopo lantas menjelaskan status jalur pendakian menuju puncak Rinjani masih ditutup. Kapan akan dibuka kembali, Sutopo mengatakan akan diputuskan dalam rapat koordinasi lintas instansi.

Diantara pertimbangan menutup sementara jalur pendakian Rinjani karena aksesnya masih berbahaya. Sutopo mengatakan sampai kemarin gempa susulan masih kerap terjadi. Total sejak gempa utama mengguncang, ada 346 kali gempa susulan.

Baca Juga:Densus Bekuk Teroris IndramayuPSKC Pertahankan Gelar Juara

Menurut Sutopo potensi gempa susulan bisa membahayakan pendaki. Sebab dilaporkan masih ada material bebatuan yang rawan longsor jika terkena guncangan gempa. Dia juga mengatakan sejumlah jalur pendakian ada yang tertutup longsor. Selain itu di sejumlah titik di Segara Anak juga ada sisa-sisa reruntuhan longsor. (wan)

0 Komentar