oleh

6 Minimarket Disegel Satpol PP

CIMAHI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kota Cimahi, menutup secara paksa enam minimarket tak berizin. Sebab, dilokasi minimarket itu berdiri sudah ada minimarket yang memiliki izin.

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Rini Lusi mengatakan, penutupan minimarket dilakukan sudah berdasarkan aturan yang berlaku mengenai Perda tentang Izin Usaha Toko Modern.

Dala Perda disebutkan bahwa jarak antara toko modern harus lebih dari 200 meter jadi jelas ini melanggar atura,” kata Rini ketika ditemui kemarin. (25/7).

Dia menuturkan, sebelumnya dilakukan penyegelan pihaknya sudah memberikan Surat Peringatan (SP) I,II dan III serta pemanggilan berkali kali terhadap pemilik minimarket. Namun, mereka tidak mengindahkan peringatan tersebut. Bahkan SP diberikan dari bulan Februari dan meminta agar tempat tersebut dikosongkan pada Mei.

Jadi setelah ditutup maka minimarket itu tidak boleh beroperasi lagi,” ungkapnya.

Keberadaan minimarket tersebut bisa saja tetap beroperasi asalkan mereka mau pindah lokasi dengan jarak 200 meter dari minimarket lainnya.

Dia menilai, keberadaan minimarket yang terlalu dekat akan mengakibatkan iklim persaingan usaha tidak sehat dan imbasnya akan merugikan pedagang tradisional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga