”Masyarakat bisa mengakses pengumuman kelulusan melalui situs http://ppdb.disdik.jabarprov.go.id dan di masing-masing sekolah tujuan, mulai Sabtu, 30 Juni 2018 pukul 14.00 kemarin,” kata Hadadi di Bandung kemarin (2/7).
Hadadi menjelaskan, para calon peserta didik yang diterima melalui jalur non-NHUN, sebelumnya telah mengikuti seleksi empat jalur, yakni Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM), Penghargaan Maslahat Guru (PMG) dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK, jalur Warga Penduduk Setempat (WPS) serta jalur prestasi.
Sebanyak 121 ribu siswa tersebut, lanjut dia, nantinya akan dimasukan ke 788 sekolah yang terdiri dari 504 SMA Negeri dan 284 SMK Negeri. Disdik Jabar sendiri telah menetapkan sebesar 15% jalur prestasi dalam provinsi, 5% luar provinsi, 20% jalur KETM, 10% jalur WPS serta 5% jalur ABK dan atau PMG.
Baca Juga:Ajak Para Santri Lebih Mengenal Alam Lebih DekatSerangan Balik Cepat Belgia Sukses Pulangkan Jepang
”Setelah jalur non-NHUN terisi, ada tahapan berikutnya yaitu PPDB untuk jalur NHUN. Kami berharap, semua anak di Jawa Barat bisa sekolah. Kami juga berharap tidak ada siswa yang dirugikan,” kata dia.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung mengaku optimis pelaksanaan PPDB tingkat SMA/SMK negeri tahun ajaran 2018 yang ada di Jawa Barat mampu berjalan lancar. Terlebih, pasca alih kelola wewenang dari kabupaten/kota ke provinsi yang sekarang berjalan untuk tahun kedua.
”Alhamdulillah, PPDB kan masih dalam pelaksanaan, baru tuntas jalur non akademik. Itu sudah selesai diumumkan kemarin hari Sabtu dan besok mulai jalur akamedis,” kata Yomanius.
Dikatakan dia, sampai saat ini pihaknya masih belum bisa memberikan hasil evaluasi karena ada jalur akademis yang belum selesai. Namun, Yomanius berharap sistem informasi PPDB 2018 di Jawa Barat bisa lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Sehingga, permasalahan dan kendala teknis yang terjadi pada tahun lalau tidak terulang.
”Tahun itu, PPDB online sempat bermasalah, kita harapkan lebih baik, terlebih sekarang sudah ada penyempuranaan sistemnya,” kata dia.
Yomanius mengatakan, sebagai bentuk pengawasan, dirinya dan sejumlah anggota Komisi V DPRD Jawa Barat juga telah melakukan kunjungan ke berbagai sekolah SMA/SMK yang ada di Jawa Barat. Pihaknya melakukan peninjauan untuk memastikan pelaksanaan PPDB 2018 melalui jalur non akademis berjalan lancar.
