Terbuai Prediksi Menang, Kalah Saat Perang  

”Saya dan Deddy Mizwar berbeda, tapi Deddy Mizwar yang basis pemilihnya sama dengan PKS suaranya tergerus. Bekasi, Depok, Bogor itu tergerus 15 persen,” kata dia.

Sementara itu, meski kalah dalam kontestasi Pilgub Jabar. Namun Dedi Mulyadi tetap akan merealisasikan sejumlah janjinya saat kampanya, salahsatunya akan mendirikan sekolah peduli Citarum. Sekolah ini didirikan di dua lokasi, yakni Dayeuh Kolot di Bandung dan Karawang.

”Siswanya yang berada di sepanjang sungai Citarum. Ini adalah pusat pendidikan yang akan mengajarkan anak-anak bagaimana mencintai Citarum,” jelas Dedi.

Dedi menjelaskan, sekolah ini bersifat gratis dan diikuti semua anak dari berbagai golongan yang berada di sepanjang bantaran Sungai Citarum.

”Ini sekolah informal dan gratis. Mereka bisa mengikuti sekolah ini setelah pulang dari belajar di sekolah umum. Bahkan, untuk anak yang tidak sekolah formal pun bisa belajar di sini,” terang tokoh yang kerap mengenakan iket kepala sunda itu.

Adapun mata pelajarannya, kata Dedi, adalah tentang wawasan lingkungan, misalnya cara menjaga kebersihan Citarum, menanam pohon di Sungai citarum, keanekaragaman hewan di Citarum dan lainnya.

Bahkan, kata Dedi, ke depan sekolah ini akan mengajarkan kesenian, pencak silat, menari dan membuat kerajinan Citarum. ”Setiap purnama juga ada festival Citarum. Anak-anak akan mengikuti festival ini,” katanya.

Terkait pengajarnya, Dedi menyebutkan akan dibantu relawan. Dalam waktu dekat, ia akan berdialog dengan organisasi pencinta lingkungan hidup seperti Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi).

”Kami akan membuat yayasannya, yayasan Citarum Bersih. Anggarannya swadaya. Ada juga donatur dari pengusaha, misalnya pengusaha muda sukses, Bung Dodi. Dia akan ikut mem-back up,” kata Dedi. (mg1/nie/ign)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan