Sebagai mahasiswa, ia sangat mengapresiasi kgiatan refleksi 20 tahun reformasi ’98. Dengan adanya kegiatan tersebut, bisa dijadikan pelecut bagi para mahasiswa untuk meneruskan perjuangan yang belum tuntas. “Untuk memantik semangat mahasiswa, memantik kejayaannya, dan menghidupkan kembali apinya,” singkatnya.
Sedangkan Presidium Pena ’98, Rafhael Situmorang, mengatakan, kegiatan ini kerjasama antara Pena ’98 dengan BEM FISIP Unjani, sebagai bentuk untuk mengingat kembali perjuangan para aktivis mahasiswa yang berjuang menyuarakan reformasi pada 1998.
“Kita ingin momen 98 diingat, dan diambil sisi positifnya. Serta yang belum dilanjutkan, diharapkan diteruskan oleh aktivis sekarang. Intinya kita ingin menularkannya kepada generasi sekarang,” terangnya.
Baca Juga:Ubah Sampah Plastik Jadi BBMDisdukcapil Bandung Tak Kenal Libur
Kegiatan Refleksi 20 tahun Reformasi ini selain digelar di Unjani,lanjutnya, juga digelar di 11 provinsi lainnya di Indonesia. “Kita gelar juga di Sumater Utara, Aceh, Palembang, Jakarta, Jabar-Banten, Sulawesi Selatan dan wilayah lainnya di Indonesia,” pungkasnya. (ziz/yan).
