Purwakarta Darurat Narkoba

Purwakarta Darurat Narkoba
0 Komentar

Terpisah, Ketua Badan Narko­tika Kabupaten (BNK) Purwakar­ta, Dadan Koswara mengatakan, berkaitan dengan pencegahan ba­haya narkoba, sejak awal BNK telah menjalin kerjasama dengan pihak kepolisian.

“Dan melalui RT RW di setiap wilayah kita juga memonitor perg­erakan-pergerakan yang berkaitan dengan peredaran narkoba, dan meloporkannya pada pihak kepoli­sian. Hal itu juga sebagai bentuk antisipasi,” tutur Wakil Bupati Pur­wakarta itu.

Menurut Dadan, kesulitan mem­berantas peredaran narkoba karena modus yang dikembangkan penge­dar makin lama cenderung makin canggih. Di samping itu, kesulitan untuk memperkecil ruang gerak pengedar narkoba juga dipengaruhi oleh jaringan di antara pengedar dan berbagai pihak.

Baca Juga:Aming Resmi Berstatus DudaAda Gap Lini Tengah, Kebingungan di Depan

“Banyak bukti memperlihatkan bahwa meski seorang bandar narko­ba telah ditangkap dan dipenjara, ternyata dengan uang yang dimi­liki mereka tetap bisa membeli kebebasan dan mengendalikan peredaran narkoba dari balik jeruji penjara,” ujarnya.

Sementara anggota DPRD Purwa­karta, Astri Novita Sari menyarankan pemerintah untuk menambah ang­garan sosialisasi bahaya narkoba, terutama pada tingkat pelajar.

Astri berharap BNK bisa konsisten menjalankan metode pencegahan yang sudah baku. Selain sosialisasi, pengawasan dan bimbingan dari para orang tua juga tidak kalah pent­ing. “Intinya, implementasi metode pencegahannya juga harus konsisten dilakukan,” ujarnya.(yus/din)

0 Komentar