Pendamping P2TP2A Harus Punya Akses Perlindungan

Pendamping P2TP2A Harus Punya Akses Perlindungan
BERI PESAN: Hj. Nia Kurnia Dadang Naser (kiri) memberikan pengertian tentang pendamping bagi para pendamping sosial masyarakat di Kamojang Kecamatan Ibun, kemarin (18/7).
0 Komentar

jabarekspres.com, SOREANG – Dalam menjalankan sistem bagi masyarakat, Pendamping Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) harus punya akses perlindungan. Hal tersebut dikatakan Ketua P2TP2A Hj.Kurnia Dadang Naser saat silaturahmi bersama para pendamping dan pendukung sistem sari SaveĀ  The Children di wilayah Anyar Kamojang Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung.

“Dalam menjalankan sistem, pendamping harus punya akses perlindungan, seperti untuk layanan kesehatan, catatan sipil,Ā  perlindungan hukum juga sosial masyarakat,” ungkap Nia Kurnia M. Naser, kemarin (18/7).

Istri Bupati yang disapa teh Nia ini mengatakan, pendamping layanan sosial di P2TP2A, harus difasilitasiĀ  kartu identitas pengenal agar mereka diakui ketika menjalankanĀ  tugasnya.

Baca Juga:Jelang Musim Kemarau Petani KhawatirCity Branding untuk Mendongkrak Wisatawan

“Ketika masuk ke rumah sakit, jika sudah punya id card langsungĀ  difasilitasi, begitu juga untukĀ  kepentingan pengurusan administrasi kependudukanĀ  bisaĀ  dimudahkan,Ā  bahkanĀ  perlindungan dari rongrongan hal diluar teknis dari pihak yg tidakĀ  puas, kita bisa berkoordinasi dengan Badan KesbangpolĀ  atau aparat keamanan,” tuturnya.

Kartu identitas pengenal bagi pendamping P2TP2A kataĀ dia, digunakan juga untuk koordinasi manakala terjadi kendala saat penanganan klien. Seperti berhubungan dengan pihak kepolisian serta saat pendalaman kasus, mengelola, menggali serta menyelesaikan kasus.

“Ketika ada kendala saat melakukanĀ  penangananĀ  kasus, mereka bisaĀ  berkordinasi dengan camat. Untuk pihakĀ  kemanan mengeliminir di ring berapa, sehingga mereka dengan leluasa mengelola menggali permasalahan beserta solusinya,” ujarnya.

Sementara, untukĀ  dan perlindunganĀ  terhadap klien, lanjut teh Nia, Ā fasilitas dan dukungan sudah bagus dan berjalan baik. Misalnya dari pihak dinas kesehatan dan dinas pendidikan serta dinas lainnya. Ā “Bahkan kedepan supporting tadiĀ  akan ditambah dari Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD, yangĀ  akan dibawa ke Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) agar merekaĀ  bisa didengar secara baik oleh instansi-instansi itu,” pungkasnya. (rus/gun)

0 Komentar