”Tujuan musabaqoh kitab kuning ini untuk melestarikan dan mengkaji kandungan khazanah pengetahuan klasik yang sarat dengan nilai-nilai kebangsaan dan kemajuan jaman,” jelasnya.
Selain itu, katanya, untuk menguatkan nilai-nilai dan menjaga islam ahlus sunnah wal jamaah yang telah menyatu dengan jati diri bangsa Indonesia. Serta hal itu juga, katanya, untuk menggali nilai-nilai qoidah ushuliyah dalam upaya membangun karakter bangsa Indonesia. ”Kegiatan ini sebagai sarana syiar Islam sekaligus menjawab problematika bangsa Indonesia,” paparnya. (yul/ign)
