Aher Dorong Kualitas Pendidikan

Aher Dorong Kualitas Pendidikan
SUHENDRIK/JABAR EKSPRES
SAPA PENDIDIK: Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berbincang dengan guru usai meresmikan ruang kantor SMAN 9 Kota Bandung, kemarin (1/3). Turut mendampingi Kepala SMAN 9 Agus Setia Mulyadi (paling kiri), Kepala Bidang SMA Disdik Jabar Dadang Rahman (samping kiri gubernur), Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Wilayah 4 Disdik Jabar Dede Amar (samping kiri gubernur).
0 Komentar

bandungekspres.co.id, BANDUNG – Untuk meningkatkan mutu kualitas pendidikan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berharap kurikulum menekankan pada pembinaan karakter siswa. Dengan begitu, siswa/siswi bisa memahami pelajaran yang diberikan oleh guru-gurunya.

Heryawan mengatakan, dari berbagai kunjungannya ke SMA/SMK di berbagai daerah di Jawa Barat, kesiapan sekolah untuk dikelola bersama provinsi sudah 100 persen siap. Pemprov Jabar juga mendorong kepada pengajar agar menyajikan kegiatan belajar dan mengajar yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

”Kita ingin kualitas pendidikan ketika dikelola provinsi harus semakin baik dengan kualitas pendidikan yang merata,” jelas Heryawan usai mengunjungi SMA 9 Kota Bandung, kemarin (1/3).

Baca Juga:Tujuh Bangunan Roboh ke Kali CikapundungJanji Bawa Seniman Skotlandia

Pria yang arkab disapa Aher itu menilai, hubungan baik antara tenaga pengajar dan pendidik harus dijalin lebih baik. Dengan begitu, tenaga pengajar juga bisa membaca dan membina karakter siswa secara berkelanjutan.

Seiring sejalan dengan itu, seorang pendidik harus memahami kapasitas siswa dalam memberikan pelajaran. Dengan begitu, pelajaran yang diberikan bisa dipahami dengan baik oleh siswa.

”Kapasitas pemahaman siswa itu beda-beda. Ada yang langsung mengerti dan ada yang perlu diulang-ulang,” ucap Heryawan.

Nah, perbedaan yang ada, seorang guru juga dituntut untuk bisa memberikan pembelajaran dengan suasana yang menyenangkan. Ketika suasana kelas menyenangkan, dipastikan siswa pun bisa lebih semangat saat belajar.

”Dari hasil kunjungan ke beberapa sekolah SMA/SMK, sata memperoleh berbagai masukan penting mengenai metode-metode pembelajaran bagi siswa didik,” tuturnya.

Dia menegaskan, banyaknya masukan tersebut akan dikumpulkan untuk menjadi sebuah kebijakan. Yang bertujuan untuk meningkatkan karakter dan kulitas pendidikan di Jawa Barat.

Aher menyontohkan, banyak dari kalangan siswa yang bertanya langsung pada dirinya kenapa sih harus ada pelajaran matematika, dan apa kegunaanya berbagai perhitungan di pelajaran matematika atau pelajaran perhitungan lainnya.

Baca Juga:MRT Jakarta Kepincut Len IndustriAher Siap Jadi Juru Kampanye Anies-Sandi

Nah pemahaman seperti ini yang secara umum harus dijelaskan kepada siswa kegunaan teori yang ada di matematika. Sehingga anak pun dapat mengerti dan semangat,” pungkasnya. (yan/rie)

 

0 Komentar