Kemendagri Apresiasi Tiga Inovasi di Jabar

bandungekspres.co.id, BANDUNG – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong provinsi lain meniru sistem kinerja yang dilakukan Pemprov Jawa Barat. Tiga inovasi tersebut yakni e-samsat, tunjangan pegawai berbasis kinerja, serta sistem perizinan san pelayanan terpadu.

Untuk diketahui, sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjadikan tiga inovasi Jawa Barat sabagai pilot project untuk diaplikasikan di daerah lain.

Kasubdit Peningkatan Kapasitas Daerah Kemendagri Gensli mengatakan, ketiga terobosan tersebut dinilai telah berhasil untuk menciptakan Good Governance di lingkungan Pemerintahan Jawa Barat. Sehingga tidak perlu lagi menciptakan inovasi baru untuk diterapkan karena inovasi-inovasi yang lahir di Jabar telah terbukti berhasil.

Gensli menilai, Pemprov Jawa Barat telah berhasil menerapkan sejumlah inovasi unggul. ”Inovasi-Inovasi dari Jabar ini sudah ditularkan ke 17 provinsi lainnya. Mudah-mudahan 34 provinsi nanti akan tertular,” kata Gensli usai pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Sate, kemarin (21/2).

Sistem-sitem ini dikatakannya sudah dibuat oleh Pemerintahan Provinsi Jawa Barat dengan sangat baik. Makanya, akan lebih baik juga jika diterapkan di provinsi lain.

”Jadi kami dari Kemendagri melihat bagaimana inovasi yang dilakukan Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Pak Gubernur (Ahmad Heryawan. Red) saat ini. Jadi jangan sampai juga kita lihat kinerja kepala daerah identik korupsi, belum lagi kasus lainnya seperti selingkuh dan narkotika,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku bahagia melihat respon positif dari pemerintah pusat. Sebab, inovasi yang dilakukan jajarannya untuk kesekian kalinya mendapat menjadi pilot project kementerian. Setelah sebelumnya hal yang serupa dilakukan KPK.

Kepala daerah yang akrab disapa Aher ini mengaku, inovasi-inovasi tersebut memang sangat memudahkan pemantauan terhadap aktifitas jajarannya serta memudahkan pelayanan terhadap masyarakat demi menghindari praktik percaloan.

Seperti contoh pada e-samsat warganya dimudahkan membayar pajak kapanpun dan di manapun melalui ATM. Sehingga tidak perlu lagi mengantre dan membawa sejumlah berkas yang merepotkan. ”Jadi mudah, pasti terhindari dari pungli. Nggak mungkin ada calo. Ini salah satu best practice dari Jabar yang tadi dipresentasikan,” papar ujar Aher, kemarin.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan