Matangkan Tim Jelang Laga Perdana

bandungekspres.co.id, Bandung – Persib Bandung menggodok taktik menjelang kontra PSM Makassar di laga perdana grup C Piala Presiden 2017, pada Senin 6 Februari mendatang. Diketahui, tim kebanggaan bobotoh ini mulai kembali ditangani Djadjang Nurdjaman sejak Rabu (1/2) kemarin.

”Sekarang Masih taktik tim sendiri dulu, sambil jalan kita mengarah kepada evaluasi tim lawan,” kata Djadjang di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, kemarin (2/2).

Pria yang akrab disapa Djanur ini mengaku, setiap pertandingan perdana memang selalu memiliki tekanan yang tinggi. Namun dia tak khawatir terhadap para penggawanya yang memang sudah mengatongi pengalaman pada partai-partai panas.

Apalagi pasukan Maung Bandung 2017 ini mayoritas adalah pemain yang juga mengantarkan juara pada Piala Presiden 2015 lalu. Sebut saja Dedi Kusnandar, Achmad Jufriyanto dan Supardi Nasir Bujang yang kini kembali merapat.

”Itu soal mental, pemain pemain ini sudah berpengalaman semua dari belakang tengah,” ujar Djanur.

Saat ini timnya sedang dalam proses mendatangkan gelandang impor asal Kamerun, William Steve Overtoom.

Selain itu, Djanur juga akan memikirkan eks gelandang Persipura Jayapura Ricardo Silva Almaida. Mengingat pemain asal Brasil tersebut sedang berada di Indonesia.

”Tapi belum komunikasi dengan manajemen dan Pak Haji (Umuh Muchtar). Tapi sudah ditawarkan,” kata dia.

Soal kualitas Ricardo, Djanur menilai memiliki potensi, mengingat usianya pun masih muda. Diketahui, Ricardo mampu menyumbangkan lima gol dan empat assist untuk Mutiara Hitam di Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 lalu.

”Produktif, terus mainnya di klub bagus di Brazil-nya sebetulnya potensial Umur juga masih 27 (tahun),” paparnya.

Untuk mentas di Piala Presiden 2017 Persib sudah merekrut gelandang asal Liberia, Erick Weeks. Namun untuk mentas di kompetisi kasta tertinggi, Persib masih akan membandingkannya dengan pemain lain.

Djanur tak memprioritaskan gelandang impor yang memperkuat timnya harus memiliki tendangan bebas yang jitu. Sebab saat ini pun beberapa penggawanya ada yang memiliki kemampuan itu. ”Tidak menjadi prioritas utama pemain yang saya tarik harus memiliki kemampuan itu (tendangan bebas), tapi kalau punya ya kenapa tidak,” pungkasnya. (ryt/rie)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan