Pasar Saham Opening Tantangan Harapan

Pasar Saham Opening Tantangan Harapan
AWAL TAHUN HARAPAN BARU: Wakil Presiden M. Jusuf Kalla (tengah) didampingi Menkeu Sri Mulyani (ketiga dari kiri), Gubernur BI Agus Martowardojo, Ketua OJK Mulaiman D. Hadat, Onggota Dewan Komisioner OJK Nurhaida dan Dirut BEI ITO Sulistyo saat membuka perdangan bursa saham awal tahun 2017 di BEI, kemarin (3/1).
0 Komentar

Tito sependapat dengan Sri Mulyani terkait upaya meningkatkan investasi. Pasar modal, menurutnya, menjadi tempat paling pas termasuk bagi perusahaan BUMN. ”Saya asumsi begini. Kenapa (harus pakai skema) PMN (Penanaman Modal Negara). Kalau perlu biaya infrastruktur, ada pasar modal kok. Saya sudah bicara, pakai pasar modal. Kan presiden Jokowi bilang, kalau ada proyek infrastruktur, kasih swasta dulu, Baru kasih BUMN dan BUMN tidak harus (minta dana) ke pemerintah,” paparnya. (gen/jun)

Grafis Pasar Modal 2016:

  • Total Dana Dihimpun Dari Penerbitan Efek Sepanjang 2016: Rp 674,39 triliun dan USD 247,50 juta
  • IPO Saham: Rp 12,11 triliun
  • Penerbitan Saham Baru (Right Issue): Rp 61,85 triliun
  • Penerbitan Waran: Rp 1,14 triliun
  • Obligasi dan Sukuk Korporasi: Rp 113,29 triliun dan USD 47,50 juta
  • ETF: Rp 6,3 miliar
  • Efek Beragun Aset (EBA): Rp 1,37 triliun
  • Surat Berharga Negara (SBN): Rp 484,63 triliun dan USD 200 juta

Sumber: BEI

0 Komentar