Dirayu Pindah ke Belanda, Dwi Curhat ke Habibie

habibie
Dwi Hartanto for Jawa Pos/Miftahul Hayat/Jawa Pos/JawaPos.com
BERTEMU IDOLA: Dwi Hartanto bersama B.J. Habibie dalam pertemuan empat mata di sebuah restoran di Den Haag, Belanda, awal Desember lalu. Foto kanan, Juliana Sutanto memegang jabatan penting di Lancaster University, Inggris.
0 Komentar

Rekannya itu mendapatkan bantuan peralatan laboratorium secara gratis dari kampusnya di Swiss. Tapi, untuk dibawa ke Indonesia, ternyata prosesnya rumit. ”Bahkan harus bayar pajak segala. Padahal, itu barang hibah dan untuk kepentingan riset,” ungkap dia.Juliana yang sudah beberapa kali diundang ke Indonesia untuk berbagi pengalaman menerangkan, perlu ada hal fundamental yang mesti diubah dalam sistem pendidikan di perguruan tinggi Indonesia. Yakni, dosen atau profesor sekalipun harus mendapat waktu lebih lama untuk membuat riset. Sebab, riset akan bisa mengembangkan keilmuan para dosen. ”Porsi kesibukan mengajar semestinya bisa dikurangi dan memberi waktu riset lebih lama,” tuturnya. (*/c5/c9/ari/rie)

0 Komentar