bandungekspres.co.id, SOREANG – Badan Geologi memastikan, insiden longsor yang terjadi di proyek pembangunan Situ Cianjing di Kampung Neglasari RT 03/RW 07, Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, terjadi karena kelalaian. Sebab, pengerjaan proyek tersebut memicu pergerakan tanah.
Kepala Badan Geologi Dr Ir Igo Syahrial Msc mengatakan, ada beberapa faktor penyebab terjadinya longsor tersebut. Di antaranya, lereng di lokasi sangat terjal dan tidak ada penahan. Tidak hanya itu, pengelola juga dinilai salah karena melakukan pemotongan lereng tanpa mengindahkan kaidah teknik tanah dan bebatuan.
”Ditambah, hujan dengan intensitas tinggi sedang melanda saat ini. Itu juga memicu pergerakan tanah,” kata Igo dalam rilis resminya, kemarin (24/11).
Baca Juga:Habibi Garden Presentasi Depan Menlu JermanMaia Estianty Dititipi Anak Angie
Faktor lainnya, kata dia, material penyusul lereng diketahui mudah tergerus air. Ini yang kemudian memungkinkan lokasi mudah terjadi longsor. ”Di samping itu, penataan air permukaan juga dibangun kurang baik,” kata dia.
Secara umum, kata dia, lokasi kejadian merupakan area pegunungan lereng Gunung Sedangningsih dengan elevasi 1.500 hingga 1.650 di atas permukaan laut.
Berdasarkan Peta Geologi Lembar Garut, (Silitonga, Pusat Penelitian dan Pengembangan Gologi 2003), daerah bencana terletal pada kontak batuan gunung api Malabar Tilu. Kawasan ini mengandung batu apung dan endapan lumpur lahar tua yang bersifat andesit. Karekteristik vulkanik ini umumnya bersifat mudah lapuk.
Sedangkan, berdasarkan Peta Prakiraan Wilayah Potensi Terjadi Gerakan Tanah pada November 2016 di Kabupaten Bandung, lokasi bencana berada pada potensi gerakan tanah tinggi. Artinya, pada zona ini gerakan tanah lama dan baru dapat aktif kembali. Gerakan tanah mudah terjadi jika curah hujan di atas normal. ”Terutama daerah yang berbatasan dengan lembah, sungai dan tebing. Atau jika lereng terganggu,” urainya.
Sementara itu, korban luka yang mendapatkan perawatan akhirnya meninggal dunia. Korban diketahui Ayi, 47, warga Kampung Neglasari RT 01/RW 23 Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari, kuli bangunan pembuatan Situ Cianjing.. Dan satu korban lain, Wiwin, 45, Warga Kampung Neglasari RT.03/07 Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, pedagang kopi di Situ Cianjing, tewas di lokasi kejadian.
