bandungekspres.co.id, BANDUNG – Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat (Jabar), dr Riza Putra, memberikan spirit pada masyarakat jika orang pengidap penyakit jiwa bisa disembuhkan. Hal itu dikatakan Riza Putra saat kegiatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia di Dago Car Free Day (CFD) Jalan Ir. H. Djuanda, Kota Bandung, kemarin (6/11).
Tak hanya itu dalam kegiatan tersebut juga digelar test kesehatan dan konsultasi kejiwaan serta gizi secara gratis. “Kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi serta pencegahan terhadap penyakit gangguan jiwa mulai dari keluarga dan lingkungan sekitar,” kata dr Riza Putra pada wartawan, kemarin.
Dia juga menyarankan pada masyarakat Jabar. Jika ada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa, dapat segera dibawa ke RSJ Jabar. Bagi masyarakat yang tak mampu, kata dia, dapat membawa surat keterangan tidak mampu (SKTM).
Baca Juga:Selamatkan Pasien Hernia dari Tuntutan PerceraianTargetkan LKHPN 2 Minggu
Lanjut Riza, pengidap penyakit gangguan jiwa harus benar-benar mendapat penanganan serius, untuk itu sebutnya jangan takut terhadap penderita gangguan jiwa.
“Sebenarnya jangan dijauhi, justru harus ditangani secara benar,” imbuhnya.
Alasannya kata Riza, jika sipenderita sudah sembuh ia juga sama seperti manusia lainnya dapat berguna. Sayangnya, mayortias di kalangan masyarakat justru memandang jika penderita gangguan jiwa itu tak bisa disembuhkan. “Pemikiran seperti itu tidaklah benar,” jelasnya.
Terkait masih adanya masyarakat yang melakukan pemasungan terhadap penderita gangguan jiwa. Dia menyebutkan, hal itu lantaran adanya ketidaktahuan masyarakat terutama dalam penanganan terhadap pengidap gangguan jiwa. Karena mereka menganggap penderita gangguan jiwa itu memalukan, mengganggu dan membahayakan. (ign)
