”KPK” Kerap Dijadikan Alat Memeras Kades

abraham-samad
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES
PERANGI KORUPSI: Ketua KPK periode 2011-2015 Abraham Samad menyapaikan materi Generasi anti korupsi berani melawan, menolak korupsi menjadi kewajaran, di Graha Sanusi, Universitas Padjadjaran, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Selasa (18/10).
0 Komentar

”Baik itu dalam bentuk pemerasan atau indikator lain yang bisa merugikan aparatur pemerintah,” katanya.

Menurutnya, KPK memastikan agar para pejabat Pemprov Jabar berani melaporkan oknum-oknum tersebut. Penguatan ini dinilai penting karena selama ini kinerja aparatur Pemprov Jabar kerap diganggu oleh oknum-oknum tersebut.  ”Ada yang memeras atau meminta proyek, ya dilaporkan saja,” tuturnya.

Iwa mengaku pernah mendapatkan informasi ada pejabat eselon III dan IV yang pernah didatangi dan berurusan dengan oknum-oknum KPK gadungan ini. Namun karena sudah bisa diselesaikan di tingkat bawah, laporan resmi terkait ini belum ada yang masuk ke pihaknya.

Baca Juga:Optimistis Kawinkan Juara UmumPersib Ingin Poin Penuh

”Setelah eselon II diberikan pemahaman, nanti para pejabat ini akan menjelaskan ke jajaran di bawahnya dan ini harus dipahami semua pihak,” ungkapnya. (yan/rie)

Laman:

1 2
Tag:  
0 Komentar