Setelah diberhentikan, status kewarganegaraan Arcandra mulai digarap. Akhirnya, awal September lalu dia secara resmi kembali berkewarganegaraan Indonesia. Paspor AS sudah dikembalikan, dan dia mendapatkan paspor Indonesia dari Kemenkum HAM.
Kemarin, Arcandra kembali menegaskan status kewarganegaraannya. ’’Saya kira semua persoalannya sudah diselesaikan dan alhamdulillah saya sekarang dilantik oleh bapak presiden,’’ ujarnya usai pelantikan. Bahkan, sedikitnya dua kali dia memberi penegasan lewat kalimat ’’Sebagai Warga Negara Indonesia’’ saat ditanya oleh wartawan.
Sementara itu, Jonan mengisyaratkan dia belum memiliki program apapun untuk dijalankan sebagai menteri. Untuk sementara, dia berpegang pada arahan Presiden yang membawa isu manajerial sebagai sektor yang harus dibenahi. ’’Lebih detail mungkin nanti menunggu beliau (Presiden), kalau ada kesempatan nanti kami berdua akan menghadap,’’ ujarnya.
Baca Juga:Lebih Dekat dengan RakyatJabar Optimistis Juara Umum Lagi
Jonan mengakui, dia tidak memiliki latar belakang di bidang energi. ’’Belum,’’ ucapnya saat ditanya apakah pernah bekerja di sektor energi. Di almamaternya, Jonan mengambil kuliah di bidang akuntansi. Kariernya malang melintang di sejumlah bank sebelum ditarik menjadi dirut PT KAI dan berlanjut menjadi Menteri Perhubungan sebelum di-reshuffle.
’’Saya pikir begini, ini kan ada pak wamen dengan saya, kami harus tandem,’’ tutur pria kelahiran Singapura itu. Dia berjanji bakal bekerjasama sebaik mungkin dengan Arcandra, yang merupakan salah satu pakar di bidang perminyakan lulusan A&M University Texas, Amerika Serikat, itu.
Hal senada disampaikan Arcandra. Secara umum, yang harus dilakukan saat ini adalah revitalisasi sektor energi. ’’Dalam hal ini, kita butuh figure pak Jonan,’’ ucapnya. Dia juga menjanjikan kerjasama yang apik dengan Jonan untuk membenahi kementerian tersebut.
Keduanya sepakat enggan membahas kariernya yang mandek beberapa bulan silam karena dicopot dari kabinet. ’’Kalau kita bekerja, kan lihatnya juga ke depan,’’ tambah Jonan yang disambut anggukan Arcandra. ’’Saya Sepakat,’’ ucapnya.
Pelantikan Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM tidak dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. bukan kali ini saja, JK tidak menghadiri pelantikan pejabat dalam acara kenegaraan. Sebelumnya, pada 9 September lalu saat pelantikan Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, JK juga tidak hadir lantaran menghadiri peringatan Hari Olah Raga Nasional di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur.
